Sedih dan miris , Untung Suropati, Sultan ageng Tirtayasa, Pangeran Purbaya, Pakubuwono VI, Pangeran Diponegoro, Cut Nyak Dien, Syech Yusuf, dan lain lain, pernah meringkuk didalamnya, disiksa, dibuang sesuka Gubernur Jendral Belanda, sekarang mereka jadi Hakim yang mengadili kejahatan kemanusiaan, padahal merekalah biang kejahatan di masa lalu. Sebuah monumen bukti nyata penjajahan di Indonesia. by hasnan habib kota Depok
Anak-anakku sering bertanya, " Yah, aku ini anak Aceh atau anak Jogya ?" aku tertawa sebab Aceh dan Jogya tak ada bedanya, darah tetap darah, kataku " Nak, darahmu asli darah pejuang, jiwamu asli jiwa pemberontak, pejuang dan pemberontak selalu sama, diperlakukan tidak adil oleh penguasa " ganti anakku tertawa (entah apa yang ada dalam pikirannya). Kembali ke Titik Nol 11 September 2010. 2 hari sesudah Iedul Fitri 1431 H.
Tampilkan postingan dengan label syech yusuf. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label syech yusuf. Tampilkan semua postingan
Rabu, 22 September 2010
Gedung Pusat VOC, Biang Penjajahan Indonesia. by hasnan habib kota Depok
Sedih dan miris , Untung Suropati, Sultan ageng Tirtayasa, Pangeran Purbaya, Pakubuwono VI, Pangeran Diponegoro, Cut Nyak Dien, Syech Yusuf, dan lain lain, pernah meringkuk didalamnya, disiksa, dibuang sesuka Gubernur Jendral Belanda, sekarang mereka jadi Hakim yang mengadili kejahatan kemanusiaan, padahal merekalah biang kejahatan di masa lalu. Sebuah monumen bukti nyata penjajahan di Indonesia. by hasnan habib kota Depok
Langganan:
Postingan (Atom)